Saturday, 28 October 2017

BANGKIT ATAU HANCUR SAMA SEKALI

Diusianya yang ke 58 tahun (1959 – 2017), Pemuda Pancasila terus bermetamorfosis. Dari organisasi kepemudaan menjadi organisasi yang berbasis masa. Atas landasan inilah Pemuda Pancasila harus kuat hingga ke akar ranting. Hal ini dapat di buktikan dengan keseriusan intruksi kepengurusan MPW Jateng, bahwa salah satu syarat mengikuti acara Musyawarah wilayah untuk memperoleh hak suara, setiap MPC di jawa tengah, wajib sudah melantik kepengurusan PAC di setiap kecamatan sebanyak 80% dari jumlah kecamatan yang ada. Kedua, intruksi dari pengurus MPN, bahwa setiap MPC di tahun 2017 ini, harus sudah mampu menyetorkan KTA minimal sebanyak 2.000 KTA.

Lalu apa kabar Pemuda Pancasila Banjarnegara ?
Sesak nafas rasanya untuk menulis keadaan ini, tapi inilah kenyataan pahit yang harus tertuang dalam sejarah perjuangan Pemuda Pancasila kita. Baik manis maupun pahit, kita harus berani untuk menulisnya. Agar kita semua dapat belajar dan mengambil khikmah terbaik atas peristiwa demi peristiwa yang menimpa perjalanan organisasi yang kita cintai ini.

Saudara – saudara semua....
Kita baru saja melantik 7 PAC di organisasi yang kita cintai ini, yakni :
1.    PAC Pemuda Pancasila Kec. Madukara ( 21 Februari 2015 – 21 Februari 2018 )
2.    PAC Pemuda Pancasila Kec. Purworejo Klampok ( 01 April 2015 – 01 April 2018 )
3.    PAC Pemuda Pancasila Kec. Bawang ( 09 Mei 2015 – 09 Mei 2018 )
4.    PAC Pemuda Pancasila Kec. Mandiraja ( 15 Mei 2015 – 15 Mei 2018 )
5.    PAC Pemuda Pancasila Kec. Karangkobar ( 24 Mei 2015 – 24 Mei 2018 )
6.    PAC Pemuda Pancasila Kec. Punggelan ( 30 Mei 215 – 30 Mei 2018 )
7.    PAC Pemuda Pancasila Kec. Pagentan ( 27 Agustus 2017 – 27 Agustus 2020 )

Masih ada 13 Kecamatan yang menjadi PR organisasi kita. Belum lagi jika kita mikirin tentang sayap organisasi. Sayap organisasi kita belum ada satupun yang mampu berdiri tegak, apalagi mandiri. Masing – masing kita masih di sibukkan dengan persoalan perbedan pandangan, like and dislike person to person, sebagian kita masih saja silau akan jabatan. Sehingga kita lupa untuk mempelajari visi dan RUH organisasi. Apalagi tata aturan dan administrasi keorganisasian.

Diakui atau tidak, kita MPC pun belum pernah mengadakan Raker ( Rapat Kerja untuk membahas program jangka pendek, menengah maupun panjang ). Meski beberapa kali kita sempat Rakor ( Rapat Koordinasi ) walau tidak komplit alias genep orangnya. Lalu bagaimana organisasi ini dapat berjalan dengan baik jika kita sendiri tidak memiliki program? Ini ditingkatan MPC loh saudara-saudara semua. Lalu bagaimana dengan kegiatan dan program di tingkat PAC? Ah.... sudahlah...., saya tidak akan melanjutkan cerita jika sudah sampai disini. Pening rasanya kepala ini. KOTI, Srikandi, Sapma hanya akan jadi bagian dari sepenggal cerita carut marut perjalanan MPC Pemuda Pancasila Kabupaten Banjarnegara di tahun 2017 ini.

Ada yang bilang bahwa ini terjadi karena urusan politik. Ah...benarkah ? jawabannya bisa jadi iya bisa jadi juga tidak. Dan saya masih mengimani bahwa urusan politik hanya berpengaruh pada kisaran 25%. Sebab 75%nya adalah ada pada mental dan knowlage anggota dan pengurus yang masih belum faham apa itu organisasi Pemuda Pancasila.

Ingat, kita hadir dalam wadah organisasi Pemuda Pancasila bukan untuk jadi orang yang arogan. Kita hadir juga bukan untuk bergaya-gayaan. Kita hadir untuk memberi warna positif terhadap proses pembangunan dan dinamisme baru di kota tercinta Banjarnegara. Kita hadir untuk kebermanfaatan masyarakat. Dan sebagai organisasi nasional, kita Pemuda Pancasila lahir untuk terus berkomitmen menjaga 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Di hari ulang tahunnya yang ke 58 ( 28 Oktober 2017 – di Solo, dimana dari kita tidak ada satupun yang ikut hadir padahal presiden kita Bapak Joko Widodo, hadir disana, hiks L ), Pemuda Pancasila menegaskan kembali tekadnya dalam tema Ulang tahun yakni “ Meningkatkan Peran Organisasi Pemuda Pancasila dalam Mewujudkan cita-cita Berbangsa, Bernegara dan Bermasyarakat “

Sampai disini, jelaslah bahwa kita hadir untuk sesuatu yang baik. Lalu...
Masihkah kau sudi untuk meneruskan cita-cita ini ?
Masihkah kau sudi untuk meneruskan cita-cita para pendiri bangsa ini ?
Masihkah kau sudi menata ulang organisasi yang kita cintai ini ?

Di ulang tahunnya yang ke 58, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, dengan memohon petunjuk dan kekuatan serta RahmatNya. Saya mengajak saudara-saudara semua yang masih merasa sebagai anggota dan pengurus Pemuda Pancasila Kabupaten Banjarnegara, dimanapun berada. Untuk BERJANJI BERSIAP SEDIA menata ulang organisasi yang kita cintai ini. Menanggalkan perbedaan yang ada sejenak untuk kembali bersatu bahwa :

Jika baju kita sama doreng oren-nya
Maka jiwa dan darah kita harus sama doreng oren-nya
Jika kita adalah saudara
Masih pantaskan kita memakan tulang saudara kita sendiri?
Masih pantaskah kita saling memperolok dan menghasut serta menghujat di belakang?

Saatnya kita belajar apa itu Sura Dira Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti

Banjarnegara, 29 Oktober 2017
Sebuah Auto Kritik dari kita, oleh kita dan untuk kita

No comments:

Post a comment

Popular Posts

MPC Pemuda Pancasila Kab. Banjarnegara